Senin, 03 Juni 2013

Refleksi: Jargon Pertengkaran Tradisional dan Inovatif


Guru tradisional selalu menjadikan siswanya sebagai objek pembelajaran. Guru tradisional selalu bertindak otoriter dengan memaksakan kehendaknya terhadap siswa. Dalam mengajar, guru tradisional juga hanya menggunakan metode ceramah saja. Guru tradisional hanya mengandalkan satu sumber belajar saja. Berbeda dengan guru tradisional, guru inovetif jauh lebih bijaksana terhadap siswanya. Dia tidak akan memaksakan kehendaknya kepada siswa karena dia sangat demokratis. Siswa bebas mengembangkan konsep-konsep pengetahuan sesuai pemahaman mereka sendiri. Guru inovatif juga tidak hanya menggunakan metode ceramah saja dalam kegiatan pembelajaran. Dia akan lebih banyak menggunakan metode diskusi karena dengan metode diskusi siswa dapat mengkonstruksi sendiri pemahaman mereka tentang pengetahuan-pengetahuan yang baru mereka dapatkan. Dalam kegiatan pembelajarn, guru inovatif menggunakan berbagai macam sumber belajar, diantaranya: buku, blog, internet, ICT, dan lain-lain.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar