Sejatinya, tujuan diadakan Unas adalah untuk
meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia, namun oleh sebagian besar masyarakat,
sekolah, guru, bahkan siswa menggap bahwa Unas peristiwa besar yang berhubungan
dengan harga dirinya.
Menurut pendapat saya, Unas tidak perlu
diadakan karena Unas tidak efektif. Seperti yang telah dijelaskan dalam artikel
di atas, jika guru dan sekolah dapat mengadakan kegiatan penilaian atau assesment dengan baik, maka tidak perlu
lagi diadakan Unas. Pada Unas, yang menilai bukan dari gurunya langsung
melainkan dari pihak lain yang tidak mendidik siswa secara langsung. Penilaian
yang baik adalah penilaian dari gurunya sendiri karena guru paling mengerti
prosesnya, perkembangannya, psikologinya, permasalahannya, hariannya,
portofolionya, dst. Jadi, Unas tidaklah perlu dilakukan apabila guru dan
sekolah bisa mengadakan penilaian yang baik.
Adanya Unas malah menyebabkab sekolah, guru,
dan siswa hanya berorientasi pada Unas. Hal ini menyebabkan metode pembelajaran
yang diterapkan dalam kegiatan pembelajran adalah metode pembelajaran ala
Bimbel yang hanya mengajarkan trik-trik saja, bukan metode pembelajaran yang
dapat mestimulus siswa untuk mengkonstruksi sendiri pengetahuan mereka.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar