Artikel di atas
menceritakan tentang kehidupan kerajaan lebah. Di samping kelebihan yang mereka
miliki, mereka juga masih memiliki banyak keburukan. Keburukan dari sifat Kerajaan Lebah itu antara
lain: bersifat tertutup, bersifat angkuh, anti pembaharuan, menganggap
seolah-olah hanya mereka sendiri yang ada, anti perubahan, mematenkan
eksploitasi, bersifat dominan, bersifat arogan, mengandalkan kekuasaan,
komunikasi searah, tidak menghargai tamu, tidak menghargai ide yang lain,
mencuri kebaikan orang lain, bersifat penjilat, menekan bawahan, bekerjasama
dengan Neopragma Dunia Selatan, menutup telinga dari bisikan baik, bersifat
eksklusif, dan protektif. Artikel di atas juga menceritakan tentang anak lebah
yang sedang mendapatkan musibah lalu di tolong oleh Begawat dan Cantraka.
Dari cerita tersebut, nilai moral yang dapat kita
ambil adalah kta tidak boleh sombong, kita tidak bisa menutup diri kita dari lingkungan
luar, kita harus bersosialisasi dengan orang lain karena kita adalah makhluk
sosial. Kita juga harus mampu menerima adanya perubahan dari lingkungan kita secara
fleksibel. Jika kebaikan dari cerita di atas kita terapkan dalam kegiatan
pembelajaran, maka kegiatan pembelajaran tidak lagi tradisional. Guru tidak
akan mendominasi kegiatan pembelajaran, guru tidak akan bersikap sombong kepada
muridnya, dan pembelajaran juga akan berjalan secara demokratis karena guru
tidak akan bersikap otoriter.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar