Minggu, 26 Mei 2013

REFLEKSI: Elegi Sang Bagawat Menggapai Kesempatan

Kesempatan aadalah gidup dan hidup adalah kesempatan. Tanpa adanya kesempatan maka seseorang dapat dikatakan tidak hidup. Hidup seseorang adalah karena hidup orang lain. Hati seseorang adalah jiwa orang itu. Hti seseorang merupakan hidup orang tersebut, maka hidupnya adalah hatinya. Sebenar-benarnya hidup adalah memberi dan diberi kesempatan. Misalnya seorang guru yang meraih kesempatan adalah dia yang mampu hidup dan menghidupkan muridnya sehingga muridnya juga akan menggapai kesempatan pula.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar