Seorang yang ikhlas
dalam berdoa hanya akan memohon dan meminta kepada Allah semata. Mereka tidak
akan terpengaruh oleh bisikan-bisikan syaitan dan mereka juga tidak akan
menyekutukan Allah. Allah telah berfirman dalam QS Al An’aam: 71, yang artinya
[Katakanlah: ‘Apakah kita akan menyeru
selain daripada Allah, sesuatu yang tidak dapat mendatangkan kemanfaatan kepada
kita dan tidak (pula) mendatangkan kemudharatan kepada kita dan (apakah) kita
akan kembali ke belakang, sesudah Allah memberi petunjuk kepada kita, seperti
orang yang telah disesatkan oleh syaitan di pesawangan yang menakutkan; dalam
keadaan bingung, dia mempunyai kawan-kawan yang memanggilnya kepada jalan yang
lurus (dengan mengatakan): ‘Marilah ikuti kami.’ Katakanlah: ‘Sesungguhnya
petunjuk Allah itulah (yang sebenarnya) petunjuk; dan kita disuruh agar
menyerahkan diri kepada Tuhan semesta alam’]. Dari potongan ayat tersebut
menunjukkan bahwa perbuatan syirik atau pun menyekutukan Allah tidak akan
memberikan manfaat kepada kita. Allah juga telah berfirman dalam QS Al-Mu’min:
40 yang artinya, “Dialah Yang hidup kekal, tiada Tuhan (yang berhak disembah)
melainkan Dia; maka sembahlah Dia dengan memurnikan ibadat kepada-Nya. Segala
puji bagi Allah Tuhan semesta alam.” Melalui ayat tersebut kita diperintahkan
untuk menyembah hanya kepada Allah karena hanya Allah-lah yang berhak disembah
dan hanya Allah-lah yang dapat hidup kekal. Jadi janganlah sekali-kali kita
berniat atau pun melakukan perbuatan menyekutukan Allah tidak ada yang kekal,
kecuali Allah.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar