Dari artikel di atas disebutkan bahwa ikhlas dalam pikiran seseorang adalah kesediaan
dan kesiapan seseorang membuat anti-tesis dari pengetahuannya dan juga
kesediaan dan kesiapan seseorang membuat sintesis antara tesis dan anti-tesis.
Ilmu itu dimulai dengan bertanya. Apa yang belum kita ketahui sebelumnya
kemudian kita tanyakan kepada orang lain yang sekiranya dapat memberikan
jawaban kepada kita, maka sesuatu yang kita tanyakan tersebut akan menjadi
ilmu/pengetahuan baru bagi kita. Semakin banyak kita bertanya maka akan semakin
banyak pula ilmu yang akan kita peroleh.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar