Sabtu, 02 Maret 2013

(Refleksi) IDENTIFIKASI MASALAH PSIKOLOGI MENGAJAR MATEMATIKA, PSIKOLOGI BELAJAR MATEMATIKA DAN PSIKOLOGI PEMBELAJARAN MATEMATIKA

http://powermathematics.blogspot.com/2008/11/identifikasi-masalah-psikologi-mengajar.html


Sampai saat ini, masih ada saja siswa yang kurang senang belajar matematika. Menurut mereka, matematika itu sulit dan kurang menyenangkan. Di dalam suatu kelas, terdapat beberapa anak dengan karakeristik yang berbeda tiap anaknya. Apabila di kelas tersebut guru menerapkan metode tradisional yang mungkin hanya cocok bagi beberapa siswa saja, maka hal tersebut jelas sangat tidak efektif. Maksudnya, antara anak yang memiliki kemampuan di atas rata-rata kelas dengan anak yang memiliki kemampuan di bawah rata-rata kelas, guru memberikan perlakuan yang sama terhadap mereka, maka hal tersebut pastilah kurang tepat. Di Indonesia sendiri, dalam kegiatan pembelajaran guru masih berpedoman pada pernyataan “Untuk waktu yang sama, berbeda-beda siswa, dituntut mempelajari matematika yang sama, dengan hasil yang harus sama, yaitu sama dengan yang dipikirkan oleh gurunya.” Menurut pendapat saya, jika guru masih berpedoman pada prinsip tersebut, maka ia harus mulai untuk mengubah paradigmanya agar kedepannya guru dapat berpedoman pada pernyataan “pada waktu yang berbeda, berbeda-beda siswa, mempelajari materi yang berbeda, dengan kecepatan dan kemampuan yang berbeda, dengan hasil yang boleh berbeda pula.”

Oleh karena itu, identifikasi maslaah di atas dapat membantu guru untuk memecahkan masalah-masalah kaitannya dengan pembelajaran  agar ke depannya guru dapat menerapkan metode yang sesuai dengan karakteristik masing-masing siswa. Dengan begitu diharapkan bahwa ke depannya pembelajaran di Indonesia (pada umumnya)  dapat lebih efektif dan guru dapat melayani siswa dengan baik.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar