Setelah membaca artikel tersebut saya menjadi sadar akan arti penting
LKS dan Portofolio dalam kegiatan pembelajaran. Di London, guru membuat
dan mengembangkan sendiri LKS-nya. Hal tersebut menunjukkan bahwa guru
di London sangat baik dalam melayani siswanya. Telah disebutkan dalam
artikel di atas bahwa siswa di London turut serta membuat kurikulum di
sekolah. Sebelum kurikulum dikembangkan maka diadakan suatu pertemuan
khusus sehingga setelah pertemuan tersebut dapat diketahui apa saja yang
siswa butuhkan yang kemudian dapat digunakan untuk mengembangkan
kurikulum tingkat sekolah.
Jika saja di Indonesia diterapkan sistem pengembangan kurikulum yang sama dengan di London, maka kegiatan pembelajaran di negara kita ini akan lebih mampu untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan siswa. Siswa akan lebih terlayani karena kegiatan pembelajarannya sesuai dengan apa yang mereka butuhkan. Oleh karena itu, artikel di atas dapat dijadikan pertimbangan agar sistem pengembangan kurikulum di Indonesia bisa lebih memenuhi kebutuhan siswa.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar