Refleksi artikel di atas
Untuk menjadi sekolah bertaraf internasional memang
diperlukan suatu metode pembelajaran yang juga bertaraf internasional. Metode tersebut
harus berorientasi pada siswa karena keaktifan siswa dalam proses pembelajaran
dengan metode inil sangat diharapkan. Siswa diharapkan dapat memiliki
keterampilan dan pengetahuan yang global. Selain itu, untuk menjadi sekolah
bertaraf internasional juga harus didukung oleh adanya komponen-komponen yang
juga bertaraf internasional. Komponen-komponen tersebut harus saling
berinteraksi satu sama lain agar tujuan dibentuknya SBI dapat terwujud.
Dalam sekolah bertaraf internasional, baik guru,
siswa, atau pun kepala sekolah juga harus bertaraf internasional. Yang dimaksud
guru bertaraf internasional disini adalah guru yang mampu mengembangkan media,
sumber, LKS, dan alat belajarnya sendiri. Guru bertaraf internasional juga
harus mampu mengomunikasikan pengalaman mengajarnya sebagai kegiatan penelitian
dan bertanggung jawab secara ilmiah terhadap proses mengajarnya. Selanjutnya,
kepala sekolah bertaraf internasional. Kepala sekolah bertaraf internasional merupakan
kepala sekolah yang mampu mempertanggungjawabkan secara ilmiah pengembangan dan
implementasi program di sekolahnya. Kepala sekolah ini juga harus mampu
membudayakan perubahan dan menumbuhkan inovasi yang bertaraf internasional. Sedangkan
yang dimaksud siswa bertaraf internasional adalah siswa yang memiliki pengetahuan
dan keterampilan yang global tetapi tetap tidak meninggalkan jati dirinya.
Oleh karena itu, agar dapat mencapai sekolah
bertaraf internasional yang sesungguhnya harus ada unsur-unsur atau
komponen-komponen dalam sekolah yang juga bertaraf internasional.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar